puisi di Bali Post 29 Juni 2014

Ratna Ayu Budhiarti's Blog

surabaya

SURABAYA, SEBUAH PERTEMUAN

aku kehilangan kata saat sejumput gula meluncur
ke cangkir kopi di sebuah café di bandara Juanda
belahan waktu yang dipesan siap terhidang:
kucukupkan bekal hingga piring nasibku terbang
ke balaikota, universitas, gedung kesenian, dan jalan-jalan semarakmu

sepasang pulau bercinta di Suramadu
mencium laut amis darah pahlawan
serta sepotong kenangan manis
tentang bahasa yang tidak kumengerti

aku mabuk bahasa, muntah kata-kata,
bahkan tak ingat dengan siapa aku bercinta!
sebab di sudut kota suatu pagi
hatiku ditusuk pesona, otakku dijejali puisi pesanan
dari politisi penuh ambisi

“Inilah Surabaya!”, katamu
seraya memunguti remah-remah nasib
milikku, juga milik mereka
untuk dibingkai dengan lampu-lampu kota
yang nyaris tanpa jeda.

Lihat pos aslinya

Iklan

Tentang agungpramudyanto

Penulis sosial, seni, budaya
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s