Mahasiswa yang Ringan Tangan

Yudhi Hendro Berbagi Cerita

Tiga mahasiswa Praktek Kerja Lapang dari Bogor itu tanpa diminta langsung maju ke depan ruang pertemuan. Melihat saya sibuk menyalakan proyektor dan menyambungkan kabelnya ke laptop, mereka mendekat dan langsung turun tangan. Menyalakan pengeras suara yang akan saya gunakan untuk presentasi. Mencari stop kontak, mencoba suara sampai mengatur volumenya. “Sudah siap, pak, pengeras suaranya”ungkapnya.

Apa yang mereka lakukan mungkin bagi sebagian orang nampaknya sederhana. Belum selesai saya menampilkan bahan presentasi di layar lebar, mereka telah membereskan urusan sound system. Satu kebaikan telah mereka perbuat di siang hari itu

Melihat sikap mereka, saya yakin apa yang mereka lakukan adalah hasil sebuah kebiasaan. Salut. Dan kebiasaan itu nggak akan mungkin muncul secara tiba-tiba. Kebiasaan yang terbentuk karena pembiasaan atau dibiasakan oleh lingkungan sebelumnya. Kebiasaan yang tidak bisa membiarkan orang lain dalam kesulitan. Kebiasaan mau menolong meski tanpa diminta. Dari kejadian  itu, saya menyimpulkan mereka orang yang ringan tangan dan punya inisiatif yang…

Lihat pos aslinya 39 kata lagi

Iklan

Tentang agungpramudyanto

Penulis sosial, seni, budaya
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s