Fenomena ‘Bulan Berdarah’ atau Blood Moon : Antara Kuasa Tuhan, Mistis, dan Kepercayaan

YOCTAE

Diperkirakan, tanggal 14-15 April nanti akan jadi gerhana bulan yang indah sekaligus magis. Mengapa? Karena bulannya akan berwarna merah seperti darah. Masyarakat Jawa percaya, biasanya bulan seperti ini berhubungan dengan mistis. Menurut sumber ini, Blood Moon sudah tertuang jelas dalam Injil Joel 2:31 The sun will be turned to darkness, and the moon to blood before the great and dreadful day of the LORD comes.

fenomena blood moon fenomena blood moon

Blood moon sendiri pernah dialami waktu gue masih kecil. Sekitar awal 2000an, pernah terjadi gerhana bulan dan bulannya kelihatan jauh lebih besar, terang, serta berwarna darah. Suasana kampung makin lengang waktu gerhana itu terjadi. Kalo gak salah lebih dari 3 hari. Namanya juga anak-anak, pasti ketakutan waktu orangtua bilang “Ojo metu, setan-setan lagi dolan! Deloken rembulane“. (Jangan keluar, setan-setan lagi main. Tuh liat bulannya).

Maka bahagialah orangtua sebab dengan adanya bulan seperti itu, anak-anak mereka anteng di rumah…

Lihat pos aslinya 142 kata lagi

Iklan

Tentang agungpramudyanto

Penulis sosial, seni, budaya
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s