Anis Matta Jadi Bidikan KPK

anis mata 2INILAH.COM, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kian yakin membidik Anis Matta setelah dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), terungkapkan bahwa Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu diduga mendapat Rp1,9 miliar dari Ahmad Fathanah (AF).

Uang Rp1,9 miliar itu tidak diterima langsung oleh mantan Wakil Ketua DPR RI itu, tapi diterima melalui Yuddy Setiawan. Hal tersebut terungkap dalam sidang pembacaan dakwaan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI). Seperti diketahui, Luthfi dan Fathanah, merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap impor daging di Kementerian Pertanian (Kementan).

KPK terus mendalami aliran dana tersangka Ahmad Fathanah kepada petinggi Partai Keadilan Sejahtera, seperti kepada Presiden PKS Anis Matta dan Menteri Pertanian Suswono. “Yang untuk ke Anis Matta, sedang didalami. Juga sama saja yang untuk ke Pak Suswono,” kata Busyro Muqqodas, petinggi KPK.

Busyro melanjutkan, keterangan Suswono dan Anis sebagai saksi selama ini perlu didalami dan dibandingkan dengan bukti-bukti lain. “Bisa dengan saksi, bisa bukti surat-surat, rekaman-rekaman,” ujarnya.

Kasus korupsi yang membelit elite PKS ini membuat partai Islam itu limbung. PKS yang lahir di era reformasi kini tengah diuji. PKS sebagai aset demokrasi didera gugatan para kadernya, apakah ia akan habis dimakan korupsi atau justru bangkit kembali menjadi partai Islam yang bersih dan perduli.

Masalahnya, kini nama Anis Matta terseret skandal korupsi berantai itu yang membuat kader dan simpatisannya guncang dan gamang. Nama baiknya dipertanyakan publik dan pamor PKS merosot tajam akibat skandal korupsi yang melilit elite partai ini. Jika Anis Matta tak terbukti korupsi, PKS di bawah kepemimpinannya bisa melenggang kembali.

Namun jika KPK bisa membuktikan keterlibatan Anis Matta dalam kasus korupsi ini, maka tamatlah karir politiknya. Jika ini terjadi, buku Anis Matta ‘Dari Gerakan ke Negara’, mungkin akan diplesetkan para kader dan pengikutnya menjadi ‘Dari Gerakan ke Penjara’. [berbagai sumber]

Iklan

Tentang agungpramudyanto

Penulis sosial, seni, budaya
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s